iniblognyachie

Monday, March 13, 2017

15 April 2016

15 April 2016

            Seorang laki-laki yang sangat aku yakini akan menemani aku sampai dengan akhir hayat ku, akhirnya menyerah dan pergi meninggalkan aku, Dia pergi di tengah 1001 perjuangan ku untuk berubah, berubah hanya untuk membuat dia Bahagia.
            Banyak yang berkata “Kok ga di perjuangkan dulu siy??” Sebaiknya jangan dulu kalian menilai bahwa aku tak pernah berjuang… Bahkan kala itu aku sudah pernah berjuang dengan sekuat tenaga yang aku punya, mendobrak segala keraguanku, lalu dengan lantang aku menjawab semua yang menjadi tantangan dengan segala keterbatasan ku… dan YA!! Lagi-lagi hanya untuk membuat laki-laki itu bahagia. YA!! Hanya untuk memuaskan kebahagiaan Pria yang selama 8 tahun ini aku pikir memiliki rasa yang tulus.
            Apa saja yang sudah kamu lakukan??? Koreksi dulu pertanyaan kalian. Bahkan hari ini dengan sangat lantang aku berani menjawab bahkan berlutut sampai aku tak merasakan lagi kaki ku pun sudah pernah aku lakukan… Bersimpuh.. Bersimpuh menyembah dan mencium kaki nya pun telah sangat nyata aku lakukan, semata hanya karena aku masih sangat mau berjuang untuk menyelamatkan apa yang sudah aku pertahankan selama ini. Semata hanya untuk mempertahankan apa yang selama ini aku bangga-baggakan di hadapan semua orang… Menangis berdarah pun kala itu ga pernah aku rasakan, hanya untuk supaya dia tetap di dalam bahtera yang sudah sangat susah payah aku bangun.
            Aku tahu 1001 pasang mata menatap memandang ku dengan tatapan sinis, dengan pikirannya sendiri dan menganggap aku tidak pernah berjuang… Jika boleh ijinkan aku menjawab… dan kembali aku jawab degan sangat lantang. Apa pernah ada yang tahu aku pernah tidak pernah memiliki apa pun untuk di makan, lalu aku hanya dapat mengandalkan segelas air putih untuk mengisi perut ku?? Apa pernah ada yang tau, dengan semua kemewahan yang laki-laki itu pertontonkan, bahkan aku pernah makan hanya dengan nasi dan garam?? Apa pernah ada yang tau di sini, bahwa laki-laki yang tampak luarnya sangat menyayangi aku itu, pernah dengan polosnya meminta aku untuk menjadi LC di sebuah tempat hiburan malam?? Jika tidak!! Tolong ubah pandangan sinis kalian dalam menilai saya!!
Apa ada yang tau di sini, apa yang sudah pernah saya korbankan hanya untuk laki-laki yang sangat perlente ini?? Apa di sini ada yang tau, bagaimana rasanya menutupi rasa sedih selama bertahun-tahun, apa disini ada yang tau bagai mana rasanya menutupi rasa terpukul selama bertahun-tahun?? hanya untuk menutupi aib seorang laki-laki yang hanya menganggap aku sapi perah??? Jika tidak!! Ambil kursi kalian, duduk manis dan dengar dongeng saya dengan tenang kemudian bayangkan bagai mana perihnya saya menahan kesedihan selama 5 tahun menelan pil pahit kekecewaan, pengorbanan saya selama 5 tahun menutupi aib bahwa laki-laki yang menuntut saya sempurna menjadi istri ini ternyata SAKIT dan TIDAK DAPAT MEMILIKI KETURUNAN!! Lalu…. Apa kalian masih bisa… masih sanggup mengatakan jika perjuagan laki-laki ini memenuhi semua keinginan saya jauh lebih besar dari apa yang sudah saya korbankan, hanya untuk menutupi AIB ini??
Bertanyalah pada hati nurani kalian dan tolong jawab!!
Tolong jawab… apa pantas 1 saja pengorbanan ku menerima kekurangan laki-laki yang sangat bertanggung jawab ini di balas dengan dia lari dengan perempuan, yang menurutnya jauh lebih sempurna dari aku?? Kemudian lihat apa kurangnya aku?? Apa karena aku bukan penjaga meja billiard?? Apa hanya karena aku ga bisa ngulek sambel? Apa karena aku hanya bisa bikin kue, yang tak satu sen pun keuntungannya aku pernah nikmati? Apa karena aku tidak pernah sanggup mengatar dia saat berangkat kantor, hanya karena aku baru mulai tertidur saat wekernya bangun tidur berbunyi karena aku baru saja selesai dengan tumpukan adonan kue?? Apa karena aku ga pernah make up yang sesungguhnya untuk menuruti kemauannya, dan agar supaya dia tidak perlu repot mengeluarkan budget khusus untuk membelikan aku makeup, agar supaya dia bisa membeli parfum yang HAMPIR TIDAK PERNAH KW!!
BERTANYALAH PADA HATI NURANI KALIAN DAN JAWAB!!!
APA PANTAS ADALAH SUATU JAWABAN YANG PANTAS UNTUK MENJAWAB SEMUA HAL ITU?
DAN LALU DIA KATAKAN DENGAN LANTANG DI DEPAN KALIAN SEMUA BAHWA DIA SAYA JADIKAN SAPI PERAH???
Tanyakan ada hati nurai kalian…. SIAPA MEMERAH SIAPA DISINI??
Kemudian dengan semua yang sudah pernah menjadi pengorbanan dan aku memilih untuk tetap tidak menyerah… dengan sangat lantang dia katakan “AKU SUDAH GA BISA NAFKAHIN DIRI AKU, GIMANA CARANYA AKU NGASIH MAKAN KAMU, AKU KEMBALIKAN KAMU KERUMAH ORANG TUA MU YA??” Apa layak semua pengorbanan ku hanya minum air putih agar tidak merasakan lapar di bayar dengan dengan bedera putih seperti itu? Kembali tolong tanyakan akal sehat kalian!!
Apakah layak semua pengorbana ku makan hanya dengan nasi dan garam, dibalas dengan 10001 cerita tentang keburukan ku… fitnahan demi fitnahan diluar sana… tolong tanyakan akal sehat kalian?? Jika kalian tidak pernah bisa berfikir dengan jernih tanpa keberpihakan maka lebih baik hentikan mencibirku perempuan tidak berguna…
Jika kini aku menyerah…
Bukan karena aku lelah… tetapi apakah laki-laki yang untuk mengambil barang-barangnya di rumah kami saja harus menjadi maling masih pantas di perjuangkan??
Jika kini aku mempersilahkan PRIA lain masuk dan mengisi hatiku…
bukan karena aku berkhianat… aku selingkuh… namun apakah laki-laki yang lari dengan perempuan yang notabene kenal dengan aku lumayan baik, kemudian dengan entengnya mempublikasikan hal ini ke khalayak ramai saat urusannya dengan saya ini belum selesai ini, masih layak mendapatkan hati yang selama 5tahun ini dengan susah payah aku jaga mati-matian agar supaya tidak mendua??
Jika kini aku menyerah…

Bukan karena aku lelah… tapi kembali tanyakan kepada hati nurani kalian… apa lagi yang aku harus perjuangkan… jika sampai menangis berdarah, bersimpuh lumpuh dan bersujud menyembah mencium kakinya pun telah kulakukan dan hanya dia anggap sampah!!!

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]



<< Home